LAMONGAN lintasjatimnews – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, didampingi Wabup Abdul Rouf, Rais Syuriyah NU Lamongan KH Salim Azhar, Pengurus PCNU Lamongan KH Masnur Arif, jajaran pengurus MWC NU dan Forkopimcam Paciran, melakukan peletakan batu pertama Klinik Kesehatan As Syifa’ MWC (Majelis Wakil Cabang) NU Paciran, Ahad (6/2/2022).
Bupati Yuhronur Efendi berharap dengan berdirinya klinik kesehatan ini nantinya dapat memberikan kesuksesan dalam pengabdian yang diberikan kepada masyarakat di sekitar klinik, juga bagi masyarakat di Kecamatan Paciran. Menurutnya dapat tercapainya kejayaan Lamongan tentunya membutuhkan sinergi dan kerjasama dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya adalah organisasi Nahdlatul Ulama.
Lanjutnya, untuk mencapai kejayaan Lamongan tentu sangat dibutuhkan sinergi dengan beberapa elemen di Lamongan. Kami mengakui gerakan-gerakan yang dilakukan NU baik itu dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun pengembangan ekonomi ini sangat berarti dan membantu dalam peningkatan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Lamongan
Selain itu, dikatakan Yuhronur Efendi dengan dibangunnya klinik tersebut tentu akan sangat membantu menjamin peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Tidak hanya itu, keinginan Pemkab Lamongan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat tentu akan dapat terealisasi.
“Tentunya dengan dibangunnya klinik ini bersama-sama dengan pemerintah Kabupaten Lamongan untuk menjamin kesehatan masyarakat Kabupaten Lamongan yang derajatnya akan kita harapkan terus meningkat, dan tentu indeks kesehatan masyarakat di Kabupaten Lamongan ini juga akan terus meningkat,” jelasnya
KH Masnur Arif perwakilan pengurus PCNU Lamongan mengatakan pendirian klinik kesehatan ini merupakan tindak lanjut dari konferensi NU yang kemudian dipertegas dengan Musyawarah Kerja NU. Dalam Musyawarah Kerja NU mengamanatkan ikhtiar pendirian klinik kesehatan di setiap kecamatan.
Lanjut manta ketua KPUK Lamongan, sampai hari ini ada 4 MWC yang sudah berdiri klinik kesehatan. Ada juga yang berupa rumah sakit, yakni di Kedungpring dan Babat yang sekarang sudah menjadi rumah sakit, Karanggeneng masih terkendala teknis ijin operasional, dan Sugio, ini masuk dalam bimbingan RSI Nashrul Ummah.
“Semoga segera bisa dioperasionalkan, bermanfaat untuk kita semuanya, tidak sekadar warga NU, karena NU hadir untuk umat, baik itu warga NU maupun yang bukan,” pungkasnya (Fathurrahim Syuhadi)








