SIDOARJO lintasjatimnews – Kondisi malam hari di Desa Wedoro Utara RT 05, RW 02 , Kecamatan Waru Sidoarjo,saat ini semakin terang. Tidak seperti dulu lagi. Sebab,saat ini beberapa penerangan jalan umum (PJU) sudah terpasang di sudut sudut desa tersebut. Tentunya hal tersebut disambut gembira oleh warga setempat. Aspirasi nya telah diakomodir oleh anggota dewan.
Peresmian PJU itu sendiri digelar kemarin malam di jalan desa,( 05/02/2022).
Hadir dalam acara tersebut: Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi ; Warih Andono anggota komisi A DPRD Sidoarjo ; Rudi Setiawan Camat Waru; Ibu Kepala Desa ; Ketua RT / RW Wedoro Utara,dan beberapa tokoh masyarakat setempat.
Warih Andono dalam sambutannya mengatakan,jika peresmian PJU ini merupakan buah dari pokok pokok pikiran( pokir) DPRD Sidoarjo. ” Ya,semoga bermanfaat untuk masyarakat banyak,” harapnya.
Untuk pengerjaan PJU sendiri,kata ia, dilakukan oleh dinas lingkungan hidup dan kebersihan (DLHK) kabupaten Sidoarjo. Saat ini ada empat desa yang sudah dibangun PJU melalui pokir DPRD. Yaitu: Desa Tambak Sumur,Berbek, Wedoro,dan Waru. Dan ke depan tentunya akan bertambah desa desa yang akan terpasang PJU ini.
Dalam sambutannya Warih – panggilan akrab Warih Andono – menyinggung juga keinginan masyarakat setempat terkait dengan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). ” Saya sendiri siap untuk mengakomodir keinginan warga terkait PTSL,” jelasnya. Namun,ia berpesan sebelum mengajukan PTSL ke BPN. Sebaiknya, dibentuk panitia nya terlebih dahulu.
Sementara Subandi dalam sambutannya,juga menambahkan bahwa dalam program PTSL ini,yang paling penting adalah sosialisasi terlebih dahulu. Panitia harus sosialisasi di tingkat dusun terlebih dahulu. ” Sebelum mengurus, benahi dulu legalitas masing-masing ( mulai waris dan lain lain),” paparnya.
Yang paling penting, lanjut ia, PTSL tidak boleh ada pungutan. Harus profesional. “PTSL sekarang jadi idola. Dengan biaya Rp.150 ribu sudah dapat sertifikat,” urainya.
Dalam acara tersebut Subandi juga menghimbau kepada masyarakat Sidoarjo agar tetap menjadi protokol kesehatan,di masa pandemi sekarang ini. Jangan sampai kendor. Pemerintah kabupaten Sidoarjo saat ini juga fokus pada pemulihan ekonomi dan pemulihan kesehatan.(Budi)








