PCM Babat Harus Pegang Teguh Kalimat Tauhid

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Muhammadiyah harus tetap pegang teguh kalimat tauhid, telah disampaikan oleh ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Babat Drs. H. AbdulGhoffar, MM di pembukaan Rapat Kerja Pimpinan Cabang (Rakerpimcab) Muhammadiyah Cabang Babat yang bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Babat (Muhiba) pada Selasa (1/2/2022)

Ketua PCM Abdul Ghoffar menyampaikan “Innsyaallah rakerpimcab ini adalah rapat yang terahir. Karena tahun depan sudah Musywil, musyda dan musycab”ungkapnya.

Beliau juga mengatakan “Kondisi saat ini kita rasakan betapa beratnya menegakkan amar maruf nahi munkar”.

“Bahwa tahun ini kira-kira sama dengan disampaikan oleh Rasulullah dulu.

Dalam satu hadist dikatakan
‎ “عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ. (رواه ابن ماجة)

“Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw bersabda: “Akan datang tahun-tahun penuh dengan kedustaan yang menimpa manusia, pendusta dipercaya, orang yang jujur didustakan, amanat diberikan kepada pengkhianat, orang yang jujur dikhianati, dan Ruwaibidhah turut bicara.”

Lalu beliau ditanya, “Apakah al-ruwaibidhah itu?” Beliau menjawab,“Orang-orang bodoh yang mengurusi urusan perkara umum” (HR Ibnu Majah).

“Terus bagaiamana kira kira menghadapi masalah seperti itu?”tanya AbdulGhoffar.

“Orang juga mengatakan. Kita sekarang berada di era disrubsi yang perubahan fundamental yang yang dapat menyebabkan merubah semua sistem tatanan kehidupan, Karena seiring dengan perkembangan teknologi digital, dan ini akan berpengaruh kepada kehidupan kita”.

Maka dari itu, kata Abdul Ghoffar Kita hidup harus tetap pegang teguh kalimat tauhid Laila haillallah. Kalau kita memegang seperti itu akan selamat dunia dan akhirat. Makanya kita mengambil tema Menjaga Ghiroh, Mencerahkan Arah Persyarikatan”ungkapnya.

Abdul Ghoffar berharap “Semoga apa yang kita inginkan pada tema ini bisa kita pahami dan bisa kita amalkan dan menjaga hiroh”. (Alfain Jalaluddin Ramadlan)