JOMBANG lintasjatimnews – Suasana Pesantren pagi itu tidak seperti biasanya para santri berkumpul dari penjuru kota dan desa, bertempat di Losari, Ploso, Jombang, Jawa Timur. pada (24/1/2022).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Do’a Bersama untuk Keselamatan Indonesia pada umumnya dan untuk Shiddiqiyyah pada khususnya sesuai Mauidhoh Hasanah Beliau Kyai Mochammad Muchtar Mu’thi / Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah selaku pendiri Pesantren Majma’al Bahrain HWMI-S, pada Pembukaan Do’a Bersama Hari Kamis kemarin (20/1/2022).
Agenda tersebut dilaksanakan sampai 7 hari untuk rencana awal dan bisa diperpanjang kalau ada pertimbangan khusus dari ORSHID (Organisasi Shiddiqiyyah). Pada acara tersebut berhasil mewancarai salah satu pengurus organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air-Indonesia (PCTA-I) organisasi di lingkup Shiddiqiyyah Drs. Cahyo S. yang menjabat sebagai Dewan Pertimbangan DPC PCTA-I Sidoarjo.
“Semoga Badai Fitnah yang menerpa Pesantren Majma’al Bahrain HWMI-Shiddiqiyyah yang mengajarkan Bangsa Indonesia Cinta Tanah Air dan merangkul antar Umat beragama dan Lintas umum untuk bersama-sama Senantiasa terjaga, terbentengi dan dilindungi oleh Alloh Ta’ala dari Gerakan Gerombolan Fitnah yg sengaja merongrong Aset, Moril, Materiil, Kewibawaan serta berusaha Merekayasa dan mengkriminalisasi Shiddiqiyyah dari dalam dan luar Pesantren. Semoga terselesaikan dan berakhir dengan baik. Atas Berkat Rochmat Alloh Yang Maha Kuasa semoga Shiddiqiyyah Jaya dan Lestari.
Seperti kita ketahui bersama bahwa Garda akhir pertahanan Negara adalah Pesantren yang mempertahankan Nasionalismenya dengan Pekik NKRI Harga Mati. Dimana Jawa Timur adalah Barometer Agama Islam tentunya kita harapkan situasi tetap kondusif, tenang dan damai. Menjadi PR / Pekerjaan Rumah(red.) kita semua, semoga kedepan harapannya semoga Badai cepat berlalu. aamiin, salam Berkat Rochmat Alloh Yang Maha Kuasa.” Ucapnya. (asrori)








